Kartu ID Card

Kartu ID Card saat ini jadi bagian tidak terpisahkan untuk kita yang bekerja di perusahaan atau sebagai masyarakat umum. Bisa menjadi tanda pengenal kependudukan, sebagai siswa di instusi pendidikan maupun menjadi identitas karena bergabung dengan komunitas atau organisasi tertentu. Seperti namanya, ID atau informasi data diri ini berupa kartu dengan beragam ukuran dan bentuk. Selain itu, desainnya juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan sesuai tujuannya. Pada artikel kali ini, mari kita kebali lebih dalam tentang kartu ID Card, jenis dan contohnya.

Pengertian Kartu ID Card

Kata ID Card berasal dari singkatan Identification Card, yaitu kartu yang berisikan informasi seseorang atau kelompok. Umumnya, ID Card ini dibuat dari bahan yang ringan dan mudah di bawa seperti kertas atau PVC yang dikenal kuat untuk jangka waktu lama. Berisi informasi pribadi, seperti nama panjang maupun panggilan, nomor identitas khusus, jabatan dalam perusahaan maupun organisasi, alamat, hingga foto dari si pemilik kartu. Dicetak secara baik menggunakan bahan ringan, kartu ID Card bisa disimpan dengan ringkas di dompet atau casing gantung.

Biasanya, Kartu ID Card ini didesain khusus sesuai kebutuhan, mau dibikin formal, atau lebih ceria tergantung kebutuhan masing-masing organisasi. Tujuannya, supaya lebih terlihat ngebrand dan mencirikan identitas perusahaan maupun organisasi tersebut, sehingga mudah diingat dan mudah dikenali. Percetakan akan mencetak desain ini menggunakan teknik khusus seperti cetak printing sehingga lebih awet dan menghasilkan gambar maupun tulisan yang presisi.

Selain desain formal, kartu ini juga biasanya disertai tekonologi barcode, chip RFID ayau strip magnetik untuk keperluan tertentu. Dengan memberikan teknologi masa kini ini, perusahaan maupun organisasi akan lebih mudah dalam berkespresi dan mempromosikan produk/jasanya dengan sangat baik. Selain itu, desain dan teknologi ini juga memberikan kemudahan untuk penggunanya untuk memaksimalkan kartu yang diberikan.

Apa saja Fungsi Kartu ID Card?

Jika dijabarkan, fungsi kartu ini sangatlah kompleks, baik dalam konteks personal maupun profesional. Beberapa fungsi kartu ID Card antara lain:

  1. Sebagai Identifikasi Diri

Sebagai fungsi yang mendasar, kartu ini memuat informasi penting dalam identitas seseorang. Nama lengkap, foto dan lain-lainnya, sesuai dari kebijakan pengelolanya. Guna dari identitas ini, tentu supaya Anda bisa dengan mudah diintesifikasi dan membedakkannya dengan milik orang lain. Conroh kongkrit kartu ID Card dimanfaatkan sebagai identitas diri antara lain; Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi, kartu pelajar maupun mahasiswa dan kartu karyawan.

  1. Sebagai Akses Kontrol

Banyak organisasai, gedung dan area khusus, menggunakan kartu ID Card sebagai kunci akses elektronik. Akses ini bisa berupa barcode, magnetic stripe dan lainnya. Bahkan. Kartu akses karyawan ini bisa untuk membuka pintu, gerbang maupun dokumen penting, gerbang dan lainnya. Contoh kartu yang bisa digunakan sebagai akses kontrol adalah kartu aksesi manager, maupun kartu laboratorium.

  1. Meningkatkan Sistem Keamanan

ID Card juga ternyata membantu dalam meningkatkan keamanan dengan membatasi akses kepada orang yang berwenang. Hal ini berguna dalam mencegah masuknya orang lain yang berpotensi membahayakan keamanan. Contoh kartu ini adalah kunci apatermen dan perumahan yang memiliki tingkat keamanan tinggi.

  1. Mencerminkan Citra Profesional

Penggunaan Kartu ID Card ternyata bisa menciptakan kesan profesional dan terorganisir, apalagi di lingkungan kerja. Setiap karyawan dan staff yang mengenakan kartu ID Card dengan logo dan indentitas perusahaan lainnya, dapat memberikan kesan positif bagi client.

  1. Berguna dalam Manajemen Waktu

Karyawan dapat melakukan clock-in/clock-out dengan menggunakan ID Card, sehingga mempermudah pencatatan kehadiran dan manajemen waktu. Contoh oenggunaannya adalah sistem absensi di pabrik atau perkantoran yang menggunakan fingerprint scanner yang terintegrasi dengan data ID Card.

  1. Alat Transaksi

Beberapa ID Card modern terintegrasi dengan fungsi pembayaran elektronik, seperti kartu uang elektronik atau kartu debit. Hal ini memudahkan transaksi di lingkungan tertentu. Contohnya, berupa kartu uang elektronik untuk pembayaran tol atau transportasi umum, kartu makan di kantin kantor yang terhubung dengan saldo.

  1. Manfaat Lainnya yang Tidak Kalah Penting

    • Membangun Komunikasi (seperti yang disebutkan Snapy): ID Card mempermudah interaksi dan komunikasi antar individu, terutama di lingkungan yang besar.
    • Personal Branding: ID Card dengan desain yang menarik dapat menjadi sarana personal branding.
    • Membuktikan Hak-Hak Pribadi: Dalam beberapa situasi, ID Card dapat digunakan untuk membuktikan identitas dan hak-hak pribadi, misalnya dalam proses hukum atau perjalanan.

Dengan memahami berbagai fungsi ID Card, kita dapat melihat betapa pentingnya kartu ini dalam berbagai aspek kehidupan.

Ukuran ID Card

Ukuran kartu ini bermacam-macam, dan biasanya ditetapkan oleh ISO (International Organization for Standardization) serta IEC. Standar ini mendefinisikan tiga ukutan seperti:

  1. Ukuran ID

    • ID-1: Ukuran ini adalah yang paling umum digunakan untuk ID Card, kartu ATM, kartu kredit, dan sejenisnya. Ukurannya adalah 85,6 mm x 53,98 mm (sering dibulatkan menjadi 85,6 mm x 54 mm). Dalam inci, ukurannya sekitar 3,370 inci x 2,125 inci. Ukuran ini juga digunakan untuk KTP dan SIM di Indonesia.
    • ID-2: Memiliki ukuran 105 mili meter x 74 mili meter. Ukuran ini terkadang digunakan untuk kartu identitas internasional, meskipun tidak sepopuler ID-1.
  1. Ukuran Standar di Indonesia

Di Indonesia, ukuran ID Card umumnya mengikuti standar ISO/IEC 7810, dengan ID-1 (85,6 mm x 54 mm) sebagai ukuran yang paling sering digunakan. Jika Anda menggunakan ukuran kartu ID Card ini, biasanya bisa Anda temykan untuk KTP dan SIM.

  1. Ukuran Lainnya (Seri B dan A)

Selain standar ISO, ada juga beberapa ukuran lain yang sering disebut sebagai seri B dan seri A, meskipun tidak seformal standar ISO. Ukuran-ukuran ini biasanya digunakan untuk name tag atau ID Card dengan informasi yang lebih banyak:

Seri B (Ukuran casing/plastik ID Card): Ukuran ini biasanya merujuk pada ukuran casing atau plastik tempat kartu ID diletakkan. Ukuran kartunya sendiri tetap mengikuti standar ID-1.

    • B1: 102 mili meter x 65 mili meter (Ukuran kartu di dalamnya 85,6 mili meter x 54 mili meter)
    • B2: 126 mili meter x 79 mili meter (Ukuran kartu di dalamnya 85,6 mili meter x 54 mili meter)
    • B3: 126 mili meter x 95 mili meter (Ukuran kartu di dalamnya 85,6 mili meter x 54 mili meter)
    • B4: 155 mili meter x 106 mili meter (Ukuran kartu di dalamnya 85,6 mili meter x 54 mili meter)
    • B5: 176 mili meter x 250 mili meter (Ukuran kartu di dalamnya bervariasi, biasanya lebih besar dari ID-1)
    • B6: 125 mili meter x 176 mili meter (Ukuran kartu di dalamnya bervariasi, biasanya lebih besar dari ID-1)

Seri A (Kurang umum, sering rancu dengan ukuran kertas): Ukuran ini kurang umum dan seringkali rancu dengan ukuran kertas seri A.

    • A1: 55 mili meter x 90 mili meter (sering digunakan untuk kartu nama)
    • A2: 65 mili meter x 95 mili meter

Jenis-jenis ID Card dan Contohnya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ID Card adalah kartu yang kompleks sekali digunakan oleh hampir semua orang. Jadi, tidak heran kalau jenisnya sangat banyak, baik jika dijabarkan berdasarkan bahan, penggunaan dan teknologinya. Supaya tidak jadi berbelit, berikut adalah beberapa jenis kartu ID Card yang perlu Anda ketahui.

1. Kartu ID Card Berdasarkan Bahan

Jenis yang pertama, kita klasifikasikan berdasarkan bahan untuk membuatnya. Dalam pemilihan bahan ini, tentu faktor durabilitas, tampilan hingga budget harus dihitung dengan cermat, bahan yang digunakan antara lain:

  • Bahan PVC

Jika Anda punya kartu karyawan dan sejenisnya, kartu ID Card ini dibuat dari bahan PVC. Bahan ini dipilih untuk kebutuhan yang lebih lama dan membutuhkan ketahanan yang baik. Kelebihan lainnya, kartu ID card PVC murah dicetak printing maupun dilaminasi.

  • Bahan Polyethylene Terephthalate (PET)

Meski jarang kita dengar, bahan PET juga banyak digunakan untuk ID Card. Pemilihan bahan PET ini karena lebih damah lingkungan namun harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan bahan PVC.

  • Kertas

Siapa yang tidak tahu kalau ID Card bisa juga dibuat dari kertas? Kita sering menemukan ID Card kertas ini sebagai kartu nama perusahaan yang dibagikan secara Cuma-Cuma ke customer atau sebagai CO Card peserta acara. Namun, ID Card berbahan kertas kurang tahan lama dan rentan rusak. Biasanya dilapisi laminasi agar lebih awet. Jika Anda mau pakai ID Card kertas, Anda bisa memilih karti kertas karton, bufalo atau dari ivory.

  • Polikarbonat

Tahukah Anda, kalau ternyata KTP kita dibuat dari bahan polikarbonat? Ini dipakai karena kuat dan tahan panas.

2. Kartu ID Card Berdasarkan penggunaan

Penggunaan kartu ini ternyata sangat beragam, tergantung dengan kebutuhan dan konteksnya, seperti:

  • Kartu Karyawan

Dipakai oleh Anda yang bekerja di sebuah perusahaan. Sebegai identifikasi, akses kontrol, absensi hingga transaksi sederhana untuk beli makanan di kantin.

  • Kartu Pelajar

Digunakan di sekolah dan universitas untuk identifikasi siswa/mahasiswa, akses ke perpustakaan atau fasilitas kampus, dan terkadang untuk diskon atau pembayaran.

  • Kartu Anggota

Kartu ID Card ini banyak kitajumpai digunakan di klub, organisasi, atau komunitas untuk mengidentifikasi anggota dan memberikan akses ke fasilitas atau acara tertentu.

  • Kartu Identitas Pemerintah

Digunakan untuk dokumen identitas resmi seperti KTP, SIM, atau paspor. Jenis ini biasanya menggunakan bahan yang lebih kuat dan teknologi keamanan yang canggih.

  • Kartu Akses

Digunakan untuk mengontrol akses ke area tertentu, seperti gedung perkantoran, area parkir, atau kamar hotel.

  • Kartu Event/Acara

Digunakan untuk mengidentifikasi peserta acara dan memberikan akses ke area atau fasilitas tertentu di acara tersebut. Bisa digunakan oleh panitia penyelenggara maupun oleh peserta.

  • Kartu E-Money

Sesuai fungsinya, kartu ini bisa digunakan sebagai alat pembayaran elektronik, seperti kartu tol, kartu transportasi umum, atau kartu belanja.

3. Kartu ID Card Berdasarkan Teknologi

Teknologi yang digunakan pada ID Card memungkinkan fungsi yang lebih canggih, seperti penyimpanan data, akses kontrol, dan verifikasi identitas. Berikut beberapa teknologi yang umum digunakan:

  • ID Card Biasa (Non-Teknologi)

Jenis ini hanya berisi informasi cetak dan foto. Tidak ada teknologi elektronik yang tertanam di dalamnya.

  • Magnetic Stripe

Kartu ini terdapat pita magnetik sebegai teknologi penyimpanan informasi. Data ini dapat dibaca dengan menggunakan magnetic stripe reader. Contoh penggunaannya untuk akses hotel atau apartment.

  • Barcode

Kartu ini menggunakan barcode untuk menyimpan data. Data dapat dibaca dengan menggunakan barcode scanner. Biasanya digunakan untuk kartu anggota, kartu perpustakaan, atau tiket.

  • RFID (Radio Frequency Identification)

Sesuai namanya, jenis kartu ID Card ini dilengkapi dengan gelombang radio. Terdapat beberapa jenis RFID berdasarkan frekuensi kerjanya, seperti low frequensi hingga ultra high frequency.

  • Smart Card (Chip Card)

Kartu ini memiliki chip mikroprosesor yang dapat menyimpan data dan melakukan pemrosesan dan sebagai kartu untuk keamanan tinggi. Biasanya, kartu ini digunakan  kartu identitas nasional atau kartu perbankan.

Dengan memahami jenis-jenis ID Card berdasarkan bahan, penggunaan, dan teknologi, Anda dapat memilih jenis ID Card yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

Kontak Pemesanan

Kunjungi Bisabikin.in untuk melihat daftar produk

Kontak Admin :

Admin 1 : 0822-4303-3335